Pematangsiantar, SORDAH.Com – Di usia ke-155 tahun, Pematangsiantar justru mencetak prestasi yang mencuri perhatian nasional. Kota ini berhasil masuk peringkat 4 Indeks Kota Toleran 2025 versi Setara Institute, menegaskan posisinya sebagai salah satu kota paling toleran di Indonesia.
Capaian Pematangsiantar sebagai kota toleran ini naik satu tingkat dibandingkan tahun sebelumnya. Hasil tersebut diumumkan dalam peluncuran resmi Indeks Kota Toleran 2025 di Jakarta pada 22 April 2026.
Pematangsiantar Naik Peringkat Kota Toleran
Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, menyebut keberhasilan ini sebagai kado istimewa Hari Ulang Tahun ke-155 kota. Ia menegaskan bahwa toleransi beragama menjadi fondasi utama dalam membangun kota yang harmonis.
Menurutnya, kekuatan utama Pematangsiantar terletak pada kerukunan umat beragama yang terus terjaga. Kondisi ini mendorong terciptanya kota yang cerdas, sehat, kreatif, dan selaras di tengah keberagaman.
Tak hanya itu, peningkatan peringkat ini juga menjadi indikator kuat bahwa Pematangsiantar mampu mempertahankan harmoni sosial di tengah tantangan modernisasi.
Peran Pemerintah dan Tokoh Agama
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama sekaligus Ketua MUI Pematangsiantar, Ali Lubis, mengapresiasi capaian tersebut. Ia menilai prestasi ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh agama, dan masyarakat.
Menurut Ali, sejak dulu Pematangsiantar dikenal sebagai kota multikultural yang menjunjung tinggi toleransi. Ia menegaskan bahwa masyarakat memiliki kesadaran tinggi untuk menghindari konflik dan menjaga persatuan.
“Kalau masyarakat hidup rukun, maka pembangunan berjalan lancar dan semua bisa beribadah dengan tenang,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Walubi Pematangsiantar, Chandra Yau, menyebut posisi keempat bukan pencapaian yang mudah. Ia menilai keberhasilan ini menunjukkan kuatnya sinergi antar elemen masyarakat dalam menjaga kerukunan umat beragama.
Target Tembus Peringkat 1
Di sisi lain, berbagai pihak berharap capaian ini tidak berhenti di peringkat empat. Pematangsiantar dinilai memiliki peluang besar untuk menembus tiga besar bahkan menjadi kota paling toleran di Indonesia.
Chandra menambahkan, pemerintah daerah telah menunjukkan komitmen melalui kebijakan yang inklusif dan berpihak pada keberagaman. Hal ini menjadi modal penting untuk meningkatkan peringkat di masa depan.
Dengan status sebagai kota paling toleran di Indonesia, Pematangsiantar kini semakin diperhitungkan sebagai contoh harmoni sosial. Ke depan, konsistensi menjaga toleransi menjadi kunci agar prestasi ini terus meningkat.
Penulis: Hendrico S
Editor: Jon Roi Purba








