Tapanuli Utara, Sordah.com – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara mulai menyiapkan pembangunan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) sebagai bagian dari upaya memperkuat sanitasi pascabencana hidrometeorologi yang melanda Sumatera pada November 2025.
Langkah tersebut ditandai dengan pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) I Penyusunan Detailed Engineering Design (DED) Pembangunan IPLT di Aula Rapat Mini Kantor Bupati Tapanuli Utara, Kamis (8/10/2026). Kegiatan dibuka Sekretaris Daerah Tapanuli Utara Drs. Henry M.M. Sitompul, M.Si.
Penyusunan DED IPLT merupakan tindak lanjut Rencana Induk Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (PPRP) Sumatera. Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sumatera Utara memfasilitasi perencanaan sektor sanitasi tersebut melalui penyusunan DED pada tahun anggaran 2026.
Dalam arahannya, Henry menekankan sanitasi menjadi salah satu sektor penting dalam pemulihan pascabencana. Penanganan sanitasi diperlukan untuk mencegah pencemaran sumber air bersih, kerusakan lingkungan, serta potensi munculnya wabah penyakit.
Ia juga meminta penyusunan desain IPLT mempertimbangkan kondisi geografis dan sosial Tapanuli Utara serta kemampuan fiskal daerah. Masukan berbasis data dari seluruh pihak dinilai diperlukan agar desain yang dihasilkan dapat diterapkan dan berkelanjutan.
FGD tersebut melibatkan Tim Teknis Kementerian PU/BPBPK Sumut, jajaran Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, Perumda Mual Natio, Camat Tarutung, hingga Kepala Desa Parbubu Dolok.
Penulis : Handrico S.
Editor : Dedy Hutajulu


