Tapanuli Utara, SORDAH.Com – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menunjukkan dukungan penuh terhadap pengembangan sport tourism melalui kegiatan Colour Run Sepekan Art Festival (SAFEST) Season 6 yang digelar di Tarutung, Sabtu, 16 Mei 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan. Wakil Bupati Tapanuli Utara bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut hadir dan berbaur langsung bersama masyarakat dalam kegiatan olahraga dan festival kreatif tersebut.
Event SAFEST Season 6 diinisiasi oleh mahasiswa Program Studi Pariwisata Budaya dan Keagamaan. Kegiatan ini memadukan olahraga, gaya hidup sehat, seni budaya, serta promosi potensi wisata alam yang dimiliki Tapanuli Utara.
Wakil Bupati Tapanuli Utara mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan SAFEST yang dinilai terus berkembang setiap tahun dan mampu menarik perhatian masyarakat, khususnya generasi muda.
“Kegiatan seperti ini sangat positif karena bukan hanya mengajak masyarakat hidup sehat, tetapi juga menjadi sarana promosi pariwisata dan budaya daerah,” ujar Wakil Bupati.
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara juga menilai kolaborasi antara pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan aparat keamanan menjadi faktor penting dalam mendukung suksesnya event kreatif berbasis masyarakat.
Selain mendukung kebugaran fisik, kegiatan Colour Run SAFEST juga menjadi ruang ekspresi bagi anak muda untuk menampilkan kreativitas serta memperkenalkan kekayaan seni dan budaya lokal kepada masyarakat luas.
Pemkab Tapanuli Utara berharap kegiatan serupa dapat terus berkembang dan menjadi agenda tahunan yang mampu memperkuat citra Tarutung sebagai salah satu destinasi sport tourism dan wisata budaya di Sumatera Utara.
“Ke depan, kegiatan seperti SAFEST diharapkan semakin besar dan mampu memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan pemberdayaan generasi muda,” tambahnya.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh antusiasme masyarakat yang memadati lokasi acara sejak pagi hari.
Penulis: Lindung Silaban
Editor: Jon Roi Purba








