Pemko Siantar Siapkan 226 Kios untuk Pedagang Korban Kebakaran Pasar Dwikora

Senin, 6 Juli 2026 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pematangsiantar, SORDAH.Com – Pemerintah Kota Pematangsiantar terus mempercepat penanganan Pasar Dwikora pascakebakaran yang terjadi pada 18 Juni 2026. Selain menyalurkan bantuan sosial kepada pedagang terdampak, pemerintah juga menyiapkan ratusan kios sementara sebagai bagian dari percepatan pemulihan aktivitas perdagangan.

Berdasarkan data Pemerintah Kota Pematangsiantar, kebakaran menghanguskan 311 unit kios. Dari jumlah tersebut, sebanyak 276 kios tercatat aktif digunakan oleh para pedagang sebelum musibah terjadi.

Sejak hari pertama pascakebakaran, Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, bersama Sekretaris Daerah Junaedi Antonius Sitanggang dan jajaran organisasi perangkat daerah turun langsung meninjau lokasi serta menginstruksikan penanganan cepat bagi para pedagang terdampak melalui Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya.

Direktur Utama PD Pasar Horas Jaya, Bolmen Silalahi, mengatakan pemerintah telah menyalurkan bantuan sosial tahap pertama kepada 41 pedagang terdampak. Bantuan tersebut telah diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota dan dapat dicairkan melalui rekening Bank Sumut.

“Sosialisasi kepada para pedagang dan pemberian bantuan sosial sudah terlaksana pada tahap pertama. Untuk tahap kedua dan tahap ketiga saat ini masih dalam proses,” ujar Bolmen dalam keterangan tertulis, Senin (6/7/2026).

Sebagai solusi sementara, Pemko Pematangsiantar melalui PD Pasar Horas Jaya telah menyiapkan 141 unit kios, terdiri atas 87 kios di kawasan Tanah Pondok Monumen (Tanpomas) dan 54 kios di area Pasar Dwikora.

Apabila kebutuhan kios masih belum terpenuhi, pemerintah juga menyiapkan tambahan 85 kios di Balairung Rajawali yang dapat dimanfaatkan sementara oleh pedagang korban kebakaran. Dengan demikian, total 226 kios telah dipersiapkan untuk mendukung kelangsungan aktivitas perdagangan.

Selain penyiapan kios, pemerintah juga melakukan penataan pedagang kaki lima di Jalan Mufakat. Penataan dilakukan melalui pemasangan barrier serta pembersihan saluran drainase agar arus lalu lintas kembali lancar, termasuk untuk mendukung mobilitas kendaraan berat selama proses pembangunan.

Bolmen menjelaskan, setelah garis polisi dibuka pada 24 Juni 2026, pemerintah langsung menurunkan alat berat untuk merobohkan bangunan yang sudah tidak layak, membersihkan puing-puing kebakaran, serta membangun drainase utama dan drainase tambahan di lokasi pasar.

Dalam tahap pembangunan berikutnya, Pemko Pematangsiantar akan membangun berbagai fasilitas dasar, mulai dari atap balairung, lantai kios, lantai jalan, drainase, instalasi listrik, jaringan air bersih dari Perumda Air Minum Tirta Uli, kamera pengawas (CCTV), alat pemadam api ringan (APAR), hingga lampu penerangan.

Sementara itu, para pedagang nantinya akan membangun dinding kios masing-masing sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh PD Pasar Horas Jaya. Pemerintah memastikan ukuran maupun posisi kios tidak mengalami perubahan dibandingkan sebelumnya.

Bolmen menambahkan, peristiwa kebakaran menjadi pelajaran penting bagi pengelola pasar untuk memperkuat sistem mitigasi bencana. Ke depan, PD Pasar Horas Jaya akan melengkapi fasilitas APAR, meningkatkan sistem drainase, serta melakukan pembenahan terhadap konstruksi atap yang dinilai memiliki tingkat kerawanan kebakaran, baik di Pasar Dwikora maupun Pasar Horas.

Melalui berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kota Pematangsiantar berharap proses pemulihan Pasar Dwikora dapat berjalan lebih cepat sehingga para pedagang dapat kembali menjalankan usahanya dengan aman dan nyaman.

Penulis: Fernando Sirait
Editor: Jon Roi Purba

Berita Terkait

Humbahas Promosikan UMKM Unggulan di PRSU 2026
Kabar Baik, Cathlab RSUD Djasamen Saragih Kembali Ditanggung BPJS
GAMPERA Cetak Kader Muda Berintegritas Lewat PAB 2026
Korban Hanyut di Sungai Bah Tongguran Ditemukan Basarnas, Mengapung Tersangkut Batang Kayu
Warga Tanah Jawa Hilang Diduga Terseret Arus Sungai Bah Tongguran, Tim Gabungan Masih Melakukan Pencarian
Wali Kota Wesly Ajak Masyarakat Hidup Sehat Lewat CFD dan Olahraga Meriahkan HUT ke-80 Bhayangkara di Pematangsiantar
IWO Dorong Pematangsiantar Bangun Ekosistem Pariwisata, Jadi Simpul Utama Penyangga Danau Toba
Pemkab Humbahas Gerak Cepat Tangani Jalan Longsor di Hauagong, Akses Warga Kembali Dibuka
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 20:50 WIB

Pemko Siantar Siapkan 226 Kios untuk Pedagang Korban Kebakaran Pasar Dwikora

Minggu, 5 Juli 2026 - 16:19 WIB

Humbahas Promosikan UMKM Unggulan di PRSU 2026

Minggu, 5 Juli 2026 - 15:54 WIB

Kabar Baik, Cathlab RSUD Djasamen Saragih Kembali Ditanggung BPJS

Minggu, 5 Juli 2026 - 11:27 WIB

GAMPERA Cetak Kader Muda Berintegritas Lewat PAB 2026

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:50 WIB

Korban Hanyut di Sungai Bah Tongguran Ditemukan Basarnas, Mengapung Tersangkut Batang Kayu

Berita Terbaru

Daerah

Humbahas Promosikan UMKM Unggulan di PRSU 2026

Minggu, 5 Jul 2026 - 16:19 WIB

Daerah

GAMPERA Cetak Kader Muda Berintegritas Lewat PAB 2026

Minggu, 5 Jul 2026 - 11:27 WIB