Pematangsiantar, SORDAH.Com – Gebyar Olahraga Pelajar 2026 resmi ditutup setelah berlangsung selama satu bulan penuh. Kegiatan ini dinilai sukses dan menjadi ajang strategis dalam melahirkan atlet muda berprestasi dari Kota Pematangsiantar.
Penutupan berlangsung di GOR Suzuya Merdeka Mall pada Kamis, 30 April 2026. Rektor Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Dr Muktar Panjaitan MPd, mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Ia menegaskan bahwa selama pelaksanaan, kegiatan berjalan lancar tanpa hal negatif. Menurutnya, tingginya sportivitas para peserta menjadi bukti bahwa pelajar memiliki potensi besar untuk berkembang di dunia olahraga.
“Bagi atlet yang belum meraih juara, ia meminta agar tetap menjaga semangat dan terus berlatih. Sementara itu, bagi para juara, ia mengingatkan untuk tidak cepat puas dan terus meningkatkan kemampuan,” kata Rektor memotivasi.
Ia berharap Gebyar Olahraga 2026 mampu melahirkan bibit atlet baru yang dapat mengharumkan nama Pematangsiantar di tingkat nasional hingga internasional.
Gebyar Olahraga Pelajar 2026 merupakan hasil kolaborasi antara Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia, Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, dan Forum Komunikasi Guru Olahraga.
Kegiatan ini berlangsung sejak 4 hingga 30 April 2026 dengan mempertandingkan tiga cabang olahraga, yaitu fun run 10 kilometer, bola voli, dan futsal. Pertandingan bola voli digelar di lingkungan kampus Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, sedangkan futsal dilaksanakan di GOR Suzuya Merdeka.
Acara penutupan dihadiri sejumlah tokoh, antara lain Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Pematangsiantar Simalungun August Sinaga, Ketua DPC GAMKI Jon Roi Tua Purba, perwakilan Forum Komunikasi Guru Olahraga Simon Tarigan, Ketua PGRI Risbon Sinaga, Ketua Dewan Pendidikan Rudolf Barmen Manurung, Ketua KONI Rio Siahaan, serta para kepala sekolah se-Pematangsiantar dan Simalungun.
Keberhasilan kegiatan ini diharapkan menjadi awal penguatan ekosistem olahraga pelajar yang lebih kompetitif, sekaligus mendorong lahirnya atlet muda unggulan dari Pematangsiantar.
Penulis: Hendrico S
Editor: Deddy Hu








