Pematangsiantar, SORDAH.Com — Pemerintah Kota Pematangsiantar resmi memulai Liga Sepak Bola Usia Dini Tahun 2026 yang diikuti 21 sekolah dasar sederajat. Pembukaan kompetisi ditandai dengan kick off oleh Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi di Lapangan Farel Pasaribu, Kecamatan Siantar Marihat, Kamis (7/5/2026) sore.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Ny Liswati, unsur Forkopimda, pengurus Askot PSSI Kota Pematangsiantar, KONI, pimpinan OPD, camat, serta para guru dan pelatih.
Liga Sepak Bola Usia Dini akan berlangsung setiap hari Kamis selama 15 kali pertemuan. Seluruh peserta merupakan siswa aktif sekolah dasar di Kota Pematangsiantar yang terbagi dalam tiga kelompok usia, yakni U-8, U-10, dan U-12.
Dalam sambutannya, Wesly Silalahi menegaskan komitmen Pemerintah Kota Pematangsiantar dalam mendukung pengembangan olahraga sejak usia dini, khususnya sepak bola.
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Pematangsiantar siap mendukung pembinaan olahraga pelajar, baik melalui pengenalan, pengembangan, maupun kompetisi,” ujar Wesly.

Menurutnya, liga tersebut bukan sekadar ajang pertandingan, melainkan sarana pembentukan karakter generasi muda melalui olahraga.
“Anak-anak belajar tentang disiplin, kerja sama, tanggung jawab, dan sportivitas. Nilai-nilai itu penting untuk masa depan mereka,” katanya.
Wesly juga mengajak seluruh peserta untuk bertanding dengan semangat dan menjadikan kompetisi sebagai ruang belajar serta mempererat persahabatan antarpelajar.
Ia berharap melalui Liga Sepak Bola Usia Dini akan lahir atlet-atlet muda berbakat yang mampu membawa nama Kota Pematangsiantar berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Pematangsiantar Hamzah Fanshuri Damanik SSTP MSi mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mengembangkan minat dan bakat olahraga sejak dini sekaligus meningkatkan kesehatan dan kebugaran pelajar.
Selain itu, kompetisi juga diharapkan mampu membentuk karakter positif seperti disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan semangat sportivitas di kalangan peserta didik. (Adv)
Penulis: Fernando Sirait
Editor: Jon Roi Purba








