Pematangsianta, Sorda.com— Lebih dari seribu pelajar memadati Lapangan H. Adam Malik, Kota Pematangsiantar, Sabtu pagi, 4 April 2026.
Sebanyak 1.534 siswa SMA dan SMK mengikuti Fun Run 10 kilometer, bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga ruang pembinaan atlet muda.
Kegiatan ini digagas melalui kolaborasi Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia Kota Pematangsiantar, Forum Komunikasi Guru Olahraga, dan Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, bersama Pemerintah Kota Pematangsiantar.
Rektor Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Muktar B. Panjaitan, menilai kegiatan tersebut menjadi pintu awal menjaring bibit atlet dari kalangan pelajar.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap muncul atlet-atlet baru yang bisa bersaing hingga tingkat provinsi dan nasional,” ujarnya saat melepas peserta.
Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, turut hadir dan menilai kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya membangun budaya hidup sehat sekaligus memperkuat ekosistem olahraga di daerah.
Di balik suasana kompetitif, ajang ini juga memperlihatkan semangat kebersamaan antarpelajar dari berbagai sekolah di Pematangsiantar dan Simalungun. Mereka tidak hanya berlari mengejar waktu, tetapi juga membawa nama sekolah masing-masing.
Ketua panitia, Barita Mahulae, mengatakan Fun Run menjadi pembuka dari rangkaian Gebyar Olahraga 2026 yang akan berlangsung sepanjang April.
Selain lomba lari, kegiatan akan dilanjutkan dengan turnamen bola voli tingkat SMP dan SMA/SMK serta futsal yang melibatkan puluhan tim pelajar.
Menurutnya, rangkaian kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai perayaan, tetapi juga sebagai wadah pembinaan berkelanjutan bagi generasi muda di bidang olahraga.
Para pelajar tidak hanya diuji kemampuan fisiknya, tetapi juga dilatih disiplin, sportivitas, dan daya juang—nilai-nilai yang menjadi fondasi lahirnya atlet masa depan. (Jon Roi)








