TOBA, SORDAH.com – Prosesi doa bersama dan tabur bunga digelar di kawasan Air Terjun Situmurun, Sabtu (18/4/2026), sebagai penanda penghentian pencarian korban tenggelam atas nama Fr Cristoper Rustam Muda Dua, yang dilaporkan hilang sejak 11 April 2026.
Kegiatan tersebut dimonitor langsung Nandi Butarbutar bersama keluarga korban, relawan, tokoh agama, serta masyarakat.
Doa bersama dipimpin Uskup Pangkal Pinang, kemudian dilanjutkan prosesi tabur bunga di lokasi korban diduga tenggelam. Hadir pula unsur pemerintah daerah, Basarnas, aparat keamanan, jemaat gereja, serta warga sekitar kawasan Danau Toba.
Selama tujuh hari pencarian, tim gabungan telah melakukan berbagai upaya maksimal, mulai dari penyelaman, penggunaan alat pendeteksi tubuh di dalam air, pemantauan drone bawah air hingga kedalaman 100 meter, serta pencarian udara dan permukaan sejauh 1.400 meter. Namun korban belum berhasil ditemukan.
Operasi pencarian melibatkan Basarnas Danau Toba, BPBD Kabupaten Toba, Polres Toba, Koramil Lumbanjulu, TNI AL, unsur swasta, keluarga korban, dan masyarakat.
Kapolres Toba VJ Parapaga melalui Khairudin menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. Ia juga mengimbau nelayan dan warga yang beraktivitas di sekitar kawasan Situmurun agar segera melapor jika menemukan tanda-tanda yang diduga berkaitan dengan korban.
Prosesi penutupan pencarian berlangsung aman dan khidmat. Kegiatan ini diharapkan menjadi penguat bagi keluarga korban sekaligus pengingat pentingnya keselamatan saat beraktivitas di kawasan wisata perairan. (Redaksi)








