Dosen UGM Raih Penghargaan Dunia Berkat Perjuangan Pendidikan Inklusif untuk Disabilitas

Senin, 4 Mei 2026 - 08:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prof. Wuri Handayani saat menerima Penghargaan diserahkan dalam forum The Universitas 21 Annual Network Meeting and Leadership Summit yang berlangsung di University of Glasgow, Skotlandia, pada 21 April 2026. (Foto:Istimewa).

Prof. Wuri Handayani saat menerima Penghargaan diserahkan dalam forum The Universitas 21 Annual Network Meeting and Leadership Summit yang berlangsung di University of Glasgow, Skotlandia, pada 21 April 2026. (Foto:Istimewa).

Yogyakarta, SORDAH.Com – Dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada, Wuri Handayani, meraih penghargaan internasional dalam ajang Universitas 21 Awards atas kontribusinya dalam mendorong pendidikan inklusif bagi penyandang disabilitas.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam forum The Universitas 21 Annual Network Meeting and Leadership Summit yang berlangsung di University of Glasgow, Skotlandia, pada 21 April 2026. Wuri dinilai berhasil mendorong perubahan sistemik melalui pendekatan inclusive global engagement, baik di tingkat kampus maupun jejaring internasional.

Wuri yang juga menjabat Ketua Unit Layanan Disabilitas UGM menegaskan, perjuangannya berangkat dari pengalaman pribadi menghadapi diskriminasi. “Saya merasakan langsung hambatan yang dialami penyandang disabilitas, dan itu menjadi motivasi untuk memperjuangkan kesetaraan akses pendidikan,” ujarnya.

Inspirasi pengembangan layanan disabilitas ia dapat saat menempuh studi di University of Leeds, Inggris. Sistem disability service unit di kampus tersebut kemudian diadaptasi dan dikembangkan di UGM.

Upaya tersebut berbuah dengan berdirinya Unit Layanan Disabilitas UGM yang resmi pada 2024, setelah melalui proses panjang sejak 2019 dan sempat terhambat pandemi COVID-19.

Sejak hadirnya ULD, akses dan kepercayaan diri mahasiswa penyandang disabilitas meningkat. Berbagai fasilitas dan akomodasi kini tersedia bagi mahasiswa dengan ragam kebutuhan, mulai dari disabilitas fisik hingga mental.

“Mahasiswa kini lebih berani meminta dukungan karena merasa sistemnya benar-benar hadir,” kata Wuri.

Ia berharap ULD UGM ke depan menjadi pusat unggulan pengembangan layanan disabilitas di pendidikan tinggi, sekaligus rujukan kebijakan dan inovasi di tingkat nasional.

Sementara itu, Wakil Rektor UGM, Danang Sri Hadmoko, menyebut penghargaan ini sebagai pengakuan global atas komitmen UGM sebagai kampus inklusif.

“Ini menunjukkan bahwa sistem dan standar yang dibangun UGM telah diakui dunia, sekaligus memperkuat reputasi dan kepercayaan publik,” ujarnya.

Ajang U21 Awards sendiri diikuti ratusan kandidat dari berbagai negara. Selain Wuri, penghargaan juga diberikan kepada Pamela Ronald untuk kategori perubahan iklim, serta Emma Etim dan Deborah Adeniran dalam kategori pemimpin masa depan.

Penghargaan ini menjadi bukti bahwa upaya membangun pendidikan inklusif dari Indonesia mampu mendapat pengakuan global dan menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi lainnya.

Penulis: Lindung Silaban
Editor: Jon Roi Purba

Berita Terkait

Nommensen Siantar dan Pemko Pematangsiantar Perkuat Kolaborasi Akademik untuk Pembangunan Daerah
81 Tahun Merdeka, Sudahkah Kita Mengisi Kemerdekaan dengan Karya?
Lebih dari 250 Siswa SMAN 1 Berastagi Diduga Keracunan MBG
Rektor UNIMED Kukuhkan Ribuan Mahasiswa Baru Angkatan 2026
Gedung TK Negeri Pembina Sidikalang II Mulai Dibangun di Atas Tanah Hibah Keluarga Ujung
Bobby Nasution Berkantor di Nias, Keluhan Warga Langsung Ditangani
SMA Swasta HKBP Hutabayu Raja Gelar Workshop Deep Learning dan Coding, Siapkan Guru Hadapi Era Digital
Anak Buruh Tani Asal Gunungkidul Tembus Akuntansi UGM, Kuliah Gratis Lewat Beasiswa UKT Nol
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:33 WIB

Nommensen Siantar dan Pemko Pematangsiantar Perkuat Kolaborasi Akademik untuk Pembangunan Daerah

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:21 WIB

81 Tahun Merdeka, Sudahkah Kita Mengisi Kemerdekaan dengan Karya?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:26 WIB

Lebih dari 250 Siswa SMAN 1 Berastagi Diduga Keracunan MBG

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Rektor UNIMED Kukuhkan Ribuan Mahasiswa Baru Angkatan 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Gedung TK Negeri Pembina Sidikalang II Mulai Dibangun di Atas Tanah Hibah Keluarga Ujung

Berita Terbaru

Politik

P-APBD 2026 Tak Dibahas, GAMPERA Soroti Pengawasan DPRD

Senin, 31 Agu 2026 - 10:20 WIB