HUMBANG HASUNDUTAN, SORDAH.com — Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, diproyeksikan menjadi salah satu sentra pengembangan bawang putih nasional. Pada 2026, daerah ini mendapat alokasi pengembangan bawang putih seluas 85 hektare dari Kementerian Pertanian untuk mendukung upaya mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor komoditas tersebut.
Pengembangan bawang putih itu menjadi salah satu pokok pembahasan dalam diskusi pemangku kepentingan di Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2), Desa Aek Nauli, Kecamatan Pollung, Senin (19/10/2026).
Diskusi tersebut dihadiri Bupati Humbang Hasundutan Oloan P Nababan, Danyonif TP 955/HS Letkol Inf Heryanto Sinaga, Direktur TSTH2 Prof Sri Fatmawati, Staf Ahli Kementerian Pertanian Dr Van Basten, Wakil Rektor Institut Teknologi Del, serta Ketua Tim Teknis Penanggung Jawab Bawang Putih Wilayah Sumatera Utara Junika Megawati Pasaribu.
Bupati Oloan menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas alokasi bantuan pengembangan bawang putih bagi Humbang Hasundutan. Pemerintah kabupaten, kata dia, berkomitmen mengawal dan mendukung program tersebut sebagai bagian dari upaya mencapai target swasembada bawang putih nasional.
Humbang Hasundutan dinilai memiliki potensi untuk mengembangkan komoditas ini, terutama karena kondisi tanah dan iklim yang dinilai sesuai untuk pertanaman bawang putih. Potensi tersebut menjadi modal bagi daerah untuk memperluas pengembangan komoditas hortikultura sekaligus mendukung kebijakan pangan nasional.
Namun, pengembangan lahan saja tidak cukup untuk menjamin peningkatan produksi. Keberhasilan program juga membutuhkan pengelolaan budidaya, pendampingan teknis, serta koordinasi antarpihak agar hasil panen dapat memenuhi kebutuhan pasar secara berkelanjutan.
Melalui diskusi lintas pemangku kepentingan, pemerintah daerah berharap pelaksanaan program pengembangan bawang putih dapat berjalan sesuai sasaran. Alokasi 85 hektare pada 2026 menjadi bagian dari langkah Humbang Hasundutan untuk mengambil peran dalam penguatan produksi bawang putih dalam negeri.
Penulis : Handrico S.
Editor : Jon Roi Purba

