Medan, SORDAH.Com — Kontes burung berkicau dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-4 Sedulur Kicau Mania Nusantara atau SKMN berlangsung meriah di Medan, Minggu, (17/5/5/2026), pagi. Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi komunitas pecinta burung sekaligus ruang penguatan ekonomi kreatif yang melibatkan berbagai sektor usaha masyarakat.
Kegiatan HUT ke-4 SKMN diikuti para pegiat dan komunitas kicau mania dari berbagai daerah. Suasana acara berlangsung semarak dengan antusiasme peserta yang mengikuti berbagai kategori perlombaan burung berkicau.
Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, turut menghadiri kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi terhadap peran komunitas kicau mania yang dinilai mampu memberi dampak ekonomi bagi masyarakat.
Menurut Bobby Nasution, kegiatan kontes burung berkicau tidak hanya dipandang sebagai ajang kompetisi atau hobi semata, tetapi juga memiliki kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif dan penciptaan lapangan kerja.
“Minggu pagi bersama teman-teman Sedulur Kicau Mania Nusantara dalam kegiatan kontes burung berkicau peringatan HUT ke-4 SKMN. Kegiatan ini tidak sekadar kontes, tetapi juga dapat menggerakkan perputaran ekonomi dan membuka lapangan kerja yang luas,” kata Bobby Nasution.
Ia menjelaskan, dampak ekonomi dari ekosistem burung berkicau menjangkau berbagai sektor, mulai dari peternakan burung, produksi pakan, penjualan perlengkapan, hingga industri kreatif seperti pembuatan dan kerajinan sangkar.
“Mulai dari peternakan, produksi pakan, hingga industri kreatif seperti kerajinan sangkar. Pemprov Sumut siap mendukung dan berkolaborasi dalam penyelenggaraan kegiatan yang memberi manfaat langsung pada masyarakat,” ujar Bobby Nasution.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan pelaku usaha menjadi langkah penting dalam memperkuat ekonomi berbasis komunitas di Sumatera Utara.
Peringatan HUT ke-4 SKMN juga diharapkan semakin mempererat solidaritas antaranggota komunitas kicau mania, sekaligus menjadi momentum pengembangan sektor ekonomi kreatif yang tumbuh dari aktivitas masyarakat.
Melalui kegiatan seperti ini, komunitas tidak hanya membangun ruang kompetisi yang sehat, tetapi juga menghadirkan peluang usaha baru yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Penulis: Lindung Silaban
Editor: Jon Roi Purba








