Pematangsiantar, SORDAH.Com – Di tengah meningkatnya dampak perubahan iklim, berkurangnya ruang terbuka hijau, serta semakin tingginya ancaman banjir dan suhu udara di kawasan perkotaan, DPC Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kota Pematangsiantar memulai gerakan penanaman 2.000 pohon yang akan dilaksanakan secara bertahap di delapan kecamatan.
Program penghijauan tersebut diawali pada Selasa, 4 Agustus 2026, di Gang Rebung, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur. Penanaman dipimpin langsung Ketua DPC GAMKI Kota Pematangsiantar, Jon Roi Tua Purba, bersama Camat Siantar Timur, Masa Rahmat Zebua, SE, M.Si., didampingi para lurah dari tujuh kelurahan se-Kecamatan Siantar Timur serta melibatkan masyarakat dan kader GAMKI.
Ketua DPC GAMKI Kota Pematangsiantar, Jon Roi Tua Purba, mengatakan gerakan ini merupakan bentuk komitmen GAMKI dalam mendukung gerakan ekologi melalui aksi nyata yang melibatkan pemerintah dan masyarakat.
“Persoalan lingkungan tidak bisa hanya diselesaikan melalui wacana. Dibutuhkan aksi bersama yang dimulai dari menanam dan merawat pohon. Karena itu, GAMKI menginisiasi penanaman 2.000 pohon sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan ekologi sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Menurut Jon Roi, pohon memiliki fungsi strategis dalam meningkatkan kualitas udara, menyerap emisi karbon, menjaga ketersediaan air tanah, mengurangi risiko banjir, serta menciptakan lingkungan yang lebih teduh dan sehat bagi masyarakat.
Ia menegaskan, keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari jumlah bibit yang ditanam, tetapi dari komitmen seluruh pihak untuk merawatnya hingga tumbuh besar dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.
Camat Siantar Timur, Masa Rahmat Zebua, SE, M.Si., menyampaikan apresiasi kepada GAMKI Kota Pematangsiantar atas kepeduliannya terhadap pelestarian lingkungan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan bibit pohon yang diberikan GAMKI. Pemerintah Kecamatan Siantar Timur bersama para lurah dan masyarakat berkomitmen merawat setiap pohon yang ditanam agar tumbuh subur, berbuah, dan menjadi warisan hijau bagi anak cucu kita,” katanya.
Kegiatan ini juga menjadi simbol kolaborasi antara organisasi kepemudaan, pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan lingkungan yang semakin kompleks. Melalui semangat gotong royong, gerakan penghijauan diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
Program penanaman 2.000 pohon akan terus dilaksanakan secara bertahap di delapan kecamatan di Kota Pematangsiantar sebagai kontribusi nyata GAMKI dalam mendukung pembangunan kota yang hijau, sehat, tangguh terhadap perubahan iklim, dan berkelanjutan.
Penulis: Hendrico S
Editor: Jon Roi Purba






