MEDAN, SORDAH.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara meraih penghargaan kategori creative financing dari Kementerian Dalam Negeri dalam ajang apresiasi pemerintah daerah berprestasi. Selain menerima piala, Pemprov Sumut juga mendapatkan bantuan pemerintah senilai Rp3 miliar.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian kepada Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution di Wyndham Opi Hotel, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (25/4/2026).
Kategori creative financing diberikan kepada pemerintah daerah yang dinilai mampu menghadirkan terobosan dalam pengelolaan keuangan daerah, optimalisasi pendapatan, serta inovasi pembiayaan pembangunan.
Aspek penilaian mencakup inovasi pajak dan retribusi daerah, pengelolaan badan usaha milik daerah (BUMD), pemanfaatan dana corporate social responsibility (CSR), efektivitas pengelolaan barang milik daerah dan BLUD, hingga kemampuan menjalin kerja sama dengan badan usaha.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi bagi daerah yang menunjukkan kinerja unggul dalam tata kelola keuangan.
“Creative financing adalah bagaimana terobosan mendapatkan pendapatan, mengefisiensikan belanja, tata kelola keuangan dan terobosan lain yang berkaitan dengan sektor keuangan,” ujar Tito Karnavian.
Ia menambahkan, penghargaan itu penting untuk menciptakan iklim kompetitif antardaerah agar muncul persaingan sehat dalam meningkatkan pelayanan dan pembangunan.
“Kita, Kemendagri, perlu memberikan penghargaan pada rekan-rekan yang kinerjanya baik,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Tito juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Bobby Nasution serta para bupati dan wali kota di Sumatera Utara yang menghibahkan dana TKD sebesar Rp260 miliar untuk membantu pemulihan bencana di Aceh.
Menurut Tito, dukungan tersebut sangat berarti dalam penanganan bencana berskala besar yang melibatkan tiga provinsi.
“Saya terima kasih ada Pak Bobby dan Bupati/Walikota Sumut. Ini pengalaman yang cukup berat, pertama kali saya menangani bencana dengan skala seluas ini,” ujarnya.
Penghargaan ini menjadi sinyal positif atas langkah Pemprov Sumut dalam memperkuat tata kelola fiskal daerah sekaligus mendorong pembangunan yang berkelanjutan. (Redaksi)








