Daftar Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Terungkap, 14 Tewas dan Puluhan Luka Dirawat di Sejumlah RS

Selasa, 28 April 2026 - 06:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, SORDAH.com – Daftar korban kecelakaan tragis antara Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur akhirnya mulai terungkap. Hingga Selasa (28/4/2026), jumlah korban meninggal dunia dilaporkan mencapai 14 orang, sementara puluhan korban lainnya masih menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit.

Insiden maut yang mengguncang publik ini terjadi pada Senin malam (27/4/2026) di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Bekasi. Tabrakan keras antara KRL tujuan Cikarang dan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi menyebabkan gerbong belakang KRL ringsek parah.

Tim gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, dan petugas PT Kereta Api Indonesia terus melakukan evakuasi sepanjang malam hingga pagi hari. Tiga korban yang sempat terjepit di dalam gerbong berhasil dievakuasi pada Selasa pagi.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyebut hingga pukul 08.45 WIB korban meninggal bertambah menjadi 14 orang, sedangkan 84 orang lainnya mengalami luka-luka dan dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan.

Berikut daftar nama korban luka yang telah terdata sementara di sejumlah rumah sakit:

Desvita

Ahmad Nur Syahril

Subur Sagita

Shovy Salsabila

Siti Maryam

Rivan Mandara

Anggita R. Utami

Hari Septiansyah

Dwi Apriliana

Ratri Intan A

Andi Saputra

Sansan atau Sausan Sarifah

Dinasti Kusumawardani

Yuliana

Ira Indira Putri

R. Rustiati

Amalia Khazanah Ulfa

Vira Oktaviani Putri

Yuliana Nur Pratama

Nuryati

Nuriyah Indah Rahmawati

Stefani Sofia

Iis Suendi

Fitria Husni

Sementara itu, korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Pemerintah melalui KAI memastikan seluruh biaya pengobatan korban luka dan santunan bagi keluarga korban meninggal akan ditanggung. Proses investigasi penyebab pasti kecelakaan kini dilakukan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi.

Peristiwa ini menjadi salah satu kecelakaan kereta paling tragis di Indonesia sepanjang 2026 dan memicu perhatian luas masyarakat.

Editor: Dedy Hu

Berita Terkait

Puting Beliung Terjang Patumbak, 19 Rumah Rusak, Warga Panik Saat Hujan dan Angin Kencang Mengamuk
Empat Hari Dicari, Korban Hanyut di Sungai Batang Toru Akhirnya Ditemukan Mengapung
Dosen IPB Beberkan Kesalahan Umum Saat Mengolah Daging Kurban, Ini Cara Aman Menanganinya
Prabowo Siapkan 400 Calon Bos BUMN Lewat Program Presidential Future Leaders 2026
Listrik Sumbagut Sempat Padam Massal, Gangguan Transmisi Lintas Sumatera Jadi Penyebab
Produksi Migas Meningkat, Pertamina Pangkalan Susu Berhasil Temukan Cadangan Gas Baru
BRIN Rilis E-Book 101 Ide Industri Kreatif, Dorong Riset Jadi Mesin Ekonomi Kreatif Indonesia
BPC GMKI Pematangsiantar-Simalungun Tegaskan Tidak Terlibat Aksi Unjuk Rasa
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:30 WIB

Puting Beliung Terjang Patumbak, 19 Rumah Rusak, Warga Panik Saat Hujan dan Angin Kencang Mengamuk

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:57 WIB

Empat Hari Dicari, Korban Hanyut di Sungai Batang Toru Akhirnya Ditemukan Mengapung

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:24 WIB

Dosen IPB Beberkan Kesalahan Umum Saat Mengolah Daging Kurban, Ini Cara Aman Menanganinya

Senin, 25 Mei 2026 - 10:51 WIB

Prabowo Siapkan 400 Calon Bos BUMN Lewat Program Presidential Future Leaders 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 06:33 WIB

Listrik Sumbagut Sempat Padam Massal, Gangguan Transmisi Lintas Sumatera Jadi Penyebab

Berita Terbaru