Simalungun, SORDAH.Com — Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-52 tingkat Kabupaten Simalungun resmi dibuka pada Senin, 18 Mei 2026, di Lapangan Bola Kaki PTPN IV Regional I, Kebun Bangun Nagori Senio, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun.
Pembukaan berlangsung meriah dan penuh nuansa religius dengan diawali penampilan Tari Tor-Tor Somba khas Simalungun sebagai bentuk penghormatan kepada tamu undangan dan peserta.
MTQ tahun ini mengusung tema, “Dengan Semangat Baru Kita Mewujudkan Generasi Muda yang Cinta Al-Qur’an, Berakhlakul Karimah, Unggul, dan Cerdas di Kabupaten Simalungun.”
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Simalungun, Ketua DPRD Kabupaten Simalungun, Ketua Tim Penggerak PKK, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Sekretaris Daerah, pimpinan instansi vertikal, kepala perangkat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan organisasi keagamaan, para camat, dewan hakim, serta seluruh peserta MTQ.
Rangkaian acara diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih, menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, serta Mars MTQ yang dibawakan siswa MTs Negeri 2 Simalungun. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ahmad Ummu Abdi Lubis dan doa pembuka yang dipimpin Ketua MUI Kabupaten Simalungun, H. Ki Dardjat Purba, bersamaan dengan pengibaran bendera Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ).
Ketua Panitia Pelaksana, Sri Wahyuni, SP, MSi, dalam laporannya menyampaikan bahwa MTQ ke-52 diikuti sebanyak 595 peserta, terdiri dari 285 peserta laki-laki dan 309 peserta perempuan.
Selain peserta utama, kegiatan ini juga melibatkan 205 pendamping dan petugas serta 45 dewan hakim dan pengawas. Dengan demikian, total keterlibatan peserta, panitia, dan perangkat pelaksana mencapai sekitar 800 orang.
Terdapat enam cabang perlombaan yang dipertandingkan pada MTQ tahun ini, yakni Seni Baca Al-Qur’an, Tahfizul Qur’an, Syarhil Qur’an, Fahmil Qur’an, Khotmil Qur’an, dan Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an.
Pelaksanaan lomba tersebar di lima lokasi berbeda, meliputi Mimbar Utama, MTs Negeri 2 Simalungun, SMP Negeri 1 Gunung Malela, Masjid Al Huda Simpang Serapuh, serta Masjid Ar-Rahman Senio.
Ketua DPRD Kabupaten Simalungun, Sugiarto SE, dalam sambutannya menegaskan pentingnya MTQ sebagai sarana membangun akhlak, mental, dan spiritual masyarakat.
Menurutnya, Al-Qur’an merupakan pedoman hidup yang mengajarkan nilai kebenaran dan kebaikan, sehingga melalui MTQ diharapkan lahir generasi yang memiliki kecerdasan spiritual, sosial, dan moral untuk mendukung pembangunan daerah maupun bangsa.
Ia juga menyampaikan dukungan DPRD terhadap kegiatan keagamaan di Kabupaten Simalungun. Bahkan, ia mengusulkan agar pelaksanaan MTQ mendatang menggunakan lokasi yang lebih luas dan memiliki fasilitas lebih memadai mengingat tingginya antusiasme masyarakat.
Sementara itu, Bupati Simalungun menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya MTQ ke-52 tingkat kabupaten tersebut.
Ia berharap semangat membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an semakin tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus mendorong para peserta mampu berprestasi hingga tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.
Bupati juga mengingatkan dewan hakim agar menjalankan tugas secara jujur, profesional, dan penuh tanggung jawab demi menjaga kualitas dan integritas perlombaan.
Sebagai bentuk dukungan kepada peserta, Pemerintah Kabupaten Simalungun menyediakan hadiah utama berupa ibadah umroh bagi tiga peserta terbaik.
Menurut Bupati, penghargaan tersebut menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat nilai keagamaan dan menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat.
Penulis: Fernando Sirait
Editor: Jon Roi Purba








