Medan, Sordah.com – Pengurus Majelis Pembimbing Gugus Depan (MABIGUS), Pembina, dan Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Gugus Depan 14.031–14.032 Pangkalan SLB E Negeri Pembina Tingkat Provinsi Sumatera Utara resmi dilantik untuk masa bakti 2026–2028, Jumat (9/10/2026).
Pelantikan dilakukan oleh Ketua Kwartir Ranting (Kwarran) Helvetia, Athiah Ramadhani Siregar, S.STP., M.Si., yang juga menjabat sebagai Lurah Medan Helvetia Timur. Pelantikan ini menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan kepramukaan, khususnya dalam membangun karakter dan mengembangkan potensi peserta didik berkebutuhan khusus.
Dalam sambutannya, Athiah menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas pelantikan jajaran pengurus MABIGUS, Pembina, dan LPK. Ia menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab.
“Kegiatan kepramukaan tidak hanya menjadi sarana untuk melatih keterampilan, tetapi juga wadah untuk menanamkan nilai-nilai kebersamaan, kepemimpinan, kedisiplinan, dan semangat gotong royong,” tukasnya.
Di lingkungan pendidikan khusus, Gerakan Pramuka diharapkan menjadi ruang pembelajaran yang menyenangkan, inklusif, dan bermakna. Melalui kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik, nilai-nilai kepramukaan dapat membantu mereka mengembangkan kemandirian, keterampilan, kepercayaan diri, serta kemampuan bersosialisasi.
“Saya mengajak seluruh pengurus yang dilantik untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan menjadikan pengabdian melalui Gerakan Pramuka sebagai bagian dari upaya membangun masa depan bangsa,”katanya.
Ia berharap kepengurusan masa bakti 2026–2028 mampu memperkuat kegiatan kepramukaan di SLB E Negeri Pembina Tingkat Provinsi Sumatera Utara serta melahirkan peserta didik yang memiliki karakter kuat, jiwa kepemimpinan, dan rasa cinta tanah air.
Pelantikan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi pengembangan program kepramukaan yang lebih aktif dan berkelanjutan. Dengan berpedoman pada Satya dan Darma Pramuka, seluruh pengurus diharapkan dapat memperkuat persatuan dan menghadirkan kegiatan yang mendorong peserta didik berkebutuhan khusus menjadi pribadi yang bertakwa, mandiri, terampil, berkarakter, dan berprestasi.
Penulis: Handrico S.
Editor: Jon Roi Purba


