Pemko Siantar Hibah Rp25 Miliar untuk Penanganan Bencana Aceh

Selasa, 21 April 2026 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEMATANGSIANTAR, SORDAH.Com – Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, SH, MKn, secara resmi menyerahkan Surat Pernyataan Kesediaan Pemberian Dana Hibah senilai Rp25 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Bener Meriah. Penyerahan bantuan keuangan ini dilakukan di sela-sela Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Raker Komwil) I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang berlangsung di Banda Aceh, Senin (20/04).

Langkah strategis ini merupakan bagian dari komitmen kolektif delapan Pemerintah Daerah (Pemda) di Provinsi Sumatera Utara untuk membantu pemulihan dampak bencana di sejumlah wilayah Provinsi Aceh. Total dana hibah yang dialokasikan mencapai Rp260 miliar, yang bersumber dari alokasi dana Transfer Ke Daerah (TKD) tahun anggaran 2026.

Wali Kota Pematangsiantar hadir bersama Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, sebagai perwakilan pemerintah kota dari Sumatera Utara yang turut berkontribusi.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan solidaritas yang ditunjukkan oleh para kepala daerah di Sumatera Utara.

“Terima kasih kepada delapan kepala daerah yang menghibahkan bantuan untuk daerah-daerah yang sedang mengalami kesulitan fiskal. Saya tahu betul kondisi mereka cukup menantang,” ujar Tito.

Mendagri juga menjelaskan bahwa total penambahan TKD tahun 2026 mencapai Rp10,6 triliun, dengan alokasi untuk Sumatera Utara sebesar Rp6,3 triliun, Sumatera Barat Rp2,6 triliun, dan Aceh Rp1,6 triliun.

Dalam kesempatan tersebut, Mendagri mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan menghindari praktik korupsi serta pemborosan anggaran.

Beliau menekankan agar seluruh Pemerintah Daerah fokus pada pertama, stabilitas harga guna menjaga daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian global. Kemudian, mengendalian Inflasi Memastikan ketahanan ekonomi daerah tetap terjaga. Efisiensi Fiskal: Menggunakan dana TKD secara tepat guna untuk kepentingan masyarakat luas.

Raker Komwil I APEKSI Tahun 2026 ini diikuti oleh 126 peserta yang mewakili 21 kota, menjadi momentum penting dalam memperkuat kerja sama lintas wilayah demi kesejahteraan masyarakat di Sumatera. (Redaksi).

Berita Terkait

Pemko Siantar Siapkan 226 Kios untuk Pedagang Korban Kebakaran Pasar Dwikora
Humbahas Promosikan UMKM Unggulan di PRSU 2026
Kabar Baik, Cathlab RSUD Djasamen Saragih Kembali Ditanggung BPJS
GAMPERA Cetak Kader Muda Berintegritas Lewat PAB 2026
Korban Hanyut di Sungai Bah Tongguran Ditemukan Basarnas, Mengapung Tersangkut Batang Kayu
SMA Swasta HKBP Hutabayu Raja Gelar Workshop Deep Learning dan Coding, Siapkan Guru Hadapi Era Digital
Anak Buruh Tani Asal Gunungkidul Tembus Akuntansi UGM, Kuliah Gratis Lewat Beasiswa UKT Nol
Warga Tanah Jawa Hilang Diduga Terseret Arus Sungai Bah Tongguran, Tim Gabungan Masih Melakukan Pencarian
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 20:50 WIB

Pemko Siantar Siapkan 226 Kios untuk Pedagang Korban Kebakaran Pasar Dwikora

Minggu, 5 Juli 2026 - 16:19 WIB

Humbahas Promosikan UMKM Unggulan di PRSU 2026

Minggu, 5 Juli 2026 - 15:54 WIB

Kabar Baik, Cathlab RSUD Djasamen Saragih Kembali Ditanggung BPJS

Minggu, 5 Juli 2026 - 11:27 WIB

GAMPERA Cetak Kader Muda Berintegritas Lewat PAB 2026

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:50 WIB

Korban Hanyut di Sungai Bah Tongguran Ditemukan Basarnas, Mengapung Tersangkut Batang Kayu

Berita Terbaru

Daerah

Humbahas Promosikan UMKM Unggulan di PRSU 2026

Minggu, 5 Jul 2026 - 16:19 WIB

Daerah

GAMPERA Cetak Kader Muda Berintegritas Lewat PAB 2026

Minggu, 5 Jul 2026 - 11:27 WIB