Cahaya Misterius di Langit Indonesia Bikin Heboh, Ternyata Ini Penyebabnya

Senin, 13 April 2026 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, SORDAH.com — Fenomena cahaya misterius yang melintas di langit Indonesia pada Sabtu malam (11/4/2026) memicu rasa penasaran luas di tengah masyarakat. Objek bercahaya itu terlihat di sejumlah wilayah seperti Lampung, Kalimantan, Sulawesi, Bali, NTB, hingga NTT, sekitar pukul 18.40 WIB atau 19.40 WITA, dan dengan cepat menjadi perbincangan di media sosial.

Kemunculan cahaya yang tampak melengkung dan memanjang di langit malam itu sempat memunculkan berbagai spekulasi. Namun, penjelasan ilmiah segera datang dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Peneliti Ahli Utama Bidang Astronomi dan Astrofisika BRIN, Thomas Djamaluddin, mengungkapkan bahwa fenomena tersebut bukanlah hal misterius atau berbahaya. Cahaya itu merupakan bagian dari proses peluncuran roket China jenis Smart Dragon-3 atau Jielong-3.

Menurut Thomas, roket tersebut diluncurkan pada pukul 18.32 WIB dari sistem peluncuran berbasis laut di wilayah pantai Yangjiang, Guangdong, China. Lintasan roket yang melintasi wilayah Indonesia membuat fenomenanya dapat terlihat jelas dari berbagai daerah.

“Cahaya yang terlihat di langit itu adalah jejak roket Jielong-3 yang sedang menuju orbit. Ekor cahaya tersebut berasal dari semburan gas roket saat melintasi atmosfer atas menuju antariksa,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (13/4/2026).

Ia menjelaskan, roket berbahan bakar padat itu mampu mencapai ketinggian sekitar 500 kilometer dan tengah menjalankan misi meluncurkan satelit internet ke orbit sun-synchronous.

Fenomena cahaya yang tampak mencolok di langit malam, lanjutnya, merupakan efek visual dari gas buang roket yang memantulkan cahaya Matahari di lapisan atmosfer atas. Meski di permukaan Bumi sudah gelap, pantulan cahaya tersebut membuat jejak roket terlihat terang dan dramatis.

Thomas menegaskan, fenomena ini tidak berbahaya bagi masyarakat. Justru, kejadian semacam ini menjadi bagian dari aktivitas keantariksaan global yang sesekali bisa diamati dari Indonesia, terutama ketika lintasan peluncuran roket melintasi kawasan ini.

Penulis: Lindung Silaban

Berita Terkait

Prabowo Siapkan 400 Calon Bos BUMN Lewat Program Presidential Future Leaders 2026
BRIN Rilis E-Book 101 Ide Industri Kreatif, Dorong Riset Jadi Mesin Ekonomi Kreatif Indonesia
Langit Indonesia Makin Dijaga, Prabowo Resmikan Rafale dan Alutsista Strategis TNI
Presiden Prabowo Terima Delegasi Hisense dan Saksikan Penandatanganan MoU dengan Danantara
Presiden Prabowo Resmikan Museum Ibu Marsinah di Nganjuk, Tegaskan Komitmen Perlindungan Buruh
Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook, Skandal Pengadaan Laptop Pendidikan Mengguncang Sidang Tipikor
Indonesia Segera Miliki Observatorium Terbaik di Asia, Gunung Timau Jadi Pusat Riset Antariksa Baru
Prabowo Perkuat Reformasi Polri, Kompolnas Disiapkan Jadi Pengawas Independen
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 10:51 WIB

Prabowo Siapkan 400 Calon Bos BUMN Lewat Program Presidential Future Leaders 2026

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:35 WIB

BRIN Rilis E-Book 101 Ide Industri Kreatif, Dorong Riset Jadi Mesin Ekonomi Kreatif Indonesia

Senin, 18 Mei 2026 - 14:30 WIB

Langit Indonesia Makin Dijaga, Prabowo Resmikan Rafale dan Alutsista Strategis TNI

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:28 WIB

Presiden Prabowo Terima Delegasi Hisense dan Saksikan Penandatanganan MoU dengan Danantara

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:04 WIB

Presiden Prabowo Resmikan Museum Ibu Marsinah di Nganjuk, Tegaskan Komitmen Perlindungan Buruh

Berita Terbaru