Jakarta, SORDAH.Com – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, mendatangi rumah duka salah satu korban kecelakaan kereta api yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL, pada Kamis, 30 April 2026. Kunjungan tersebut menjadi bentuk empati pemerintah sekaligus memastikan keluarga korban mendapat pendampingan.
Di rumah duka, Gus Ipul menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga almarhumah Nuryati (62), warga Kemayoran. Ia juga memimpin doa bersama dan memberikan dukungan moril bagi keluarga yang ditinggalkan.
Nuryati diketahui meninggal dunia dalam perjalanan menuju Cikarang. Saat itu, ia hendak menjenguk anaknya yang tengah menjalani perawatan di rumah sakit. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga.
Peristiwa kecelakaan ini turut menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah melalui Kementerian Sosial bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan awal kepada keluarga korban.
Bantuan tersebut meliputi santunan duka, paket sembako, hingga alat bantu dengar. Selain itu, Kemensos juga memastikan akan memberikan dukungan lanjutan berupa program pemberdayaan ekonomi bagi keluarga terdampak.
Gus Ipul menegaskan, seluruh korban dalam insiden ini akan mendapatkan pendampingan menyeluruh. “Pemerintah akan melakukan asesmen untuk mengetahui kebutuhan masing-masing keluarga, sehingga bantuan yang diberikan dapat tepat sasaran,” terangnya.
Ia juga memastikan kehadiran negara dalam situasi darurat seperti ini bukan hanya sebatas bantuan awal, tetapi juga berlanjut pada upaya pemulihan kondisi sosial dan ekonomi keluarga korban.
Penulis: Lindung Silaban
Editor: Jon Roi Purba








