MEDAN, SORDAH.com — Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengungkap peluang terbukanya kembali pemekaran wilayah di Sumut, baik untuk pembentukan kabupaten/kota baru maupun provinsi, jika pemerintah pusat mencabut moratorium.
Namun, di balik peluang tersebut, Bobby menegaskan adanya skenario lain yang tak kalah besar, yakni kemungkinan penyederhanaan atau penggabungan daerah demi meningkatkan efektivitas pemerintahan.
Hal itu disampaikan dalam sidang paripurna peringatan Hari Ulang Tahun ke-78 Provinsi Sumatera Utara yang digelar di DPRD Sumatera Utara, Rabu (15/4/2026).
“Pemekaran tidak selalu berarti penambahan daerah. Bisa saja justru terjadi penggabungan untuk meningkatkan efisiensi pelayanan publik,” ujar Bobby.
Ia menilai selama ini pemekaran sering dipahami sebagai perluasan wilayah administratif semata, padahal kebijakan tersebut dapat diarahkan untuk menata ulang struktur pemerintahan agar lebih efektif, baik dari sisi pelayanan maupun pengelolaan anggaran.
Dalam kesempatan itu, Bobby juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Sumut. Dengan jumlah penduduk lebih dari 15 juta jiwa, Sumut mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 4,53 persen dan berkontribusi 23,52 persen terhadap perekonomian Pulau Sumatera.
Selain itu, tingkat kemiskinan berada di angka 7,24 persen, lebih rendah dari rata-rata nasional. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 76,48 poin, sementara tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 5,32 persen.
Kinerja pelayanan publik juga menunjukkan tren positif, dengan indeks pelayanan publik mencapai 4,27 poin kategori sangat baik dan indeks kepuasan masyarakat di angka 95,62 poin.
Meski demikian, Bobby mengingatkan masih ada sejumlah tantangan yang harus diselesaikan melalui kolaborasi lintas sektor.
“Ini bukan sekadar angka, tetapi semangat bersama untuk membangun Sumut yang lebih baik dan berkelanjutan,” tegasnya.
Sidang paripurna tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh, termasuk Wakil Ketua DPRD Sumut Sutarto, Wakil Gubernur Surya, serta mantan Gubernur Erry Nuradi.
Acara turut diisi dengan penyerahan penghargaan kepada tokoh dan profesi berprestasi, serta pemotongan kue ulang tahun sebagai simbol peringatan HUT ke-78 Sumut.
Penulis: Jon Roi Purba








