Personel RI Gugur di Lebanon Bertambah, DPR Desak PBB Evaluasi Perlindungan Pasukan UNIFIL

Sabtu, 25 April 2026 - 12:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, SORDAH.com — Jumlah personel TNI yang gugur dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon kembali bertambah. Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Praka Rico Pramudia yang bertugas dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya prajurit terbaik TNI yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon,” kata Sukamta dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (25/4/2026).

Menurutnya, pengorbanan prajurit TNI merupakan bentuk nyata komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia sesuai amanat konstitusi.

Praka Rico meninggal dunia setelah menjalani perawatan di Lebanon akibat luka berat usai insiden ledakan peluru kendali yang menghantam markas UNIFIL pada Rabu (29/3/2026).

Serangan ke markas UNIFIL di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon Selatan, terjadi saat ketegangan meningkat antara militer Israel dan kelompok Hizbullah.

Dalam insiden tersebut, Praka Farizal Rhomadhon juga gugur. Sementara dua personel TNI lainnya, yakni Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan, mengalami luka-luka.

Sehari berselang, PBB kembali mengonfirmasi dua prajurit TNI gugur setelah ledakan menghantam konvoi logistik UNIFIL di dekat Bani Hayyan, Lebanon Selatan.

Kedua prajurit tersebut adalah Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ikhwan. Dua personel lainnya juga dilaporkan terluka.

Dengan wafatnya Praka Rico, total empat personel TNI gugur saat menjalankan misi perdamaian PBB di Lebanon.

Sukamta menilai kejadian itu harus menjadi perhatian serius karena markas pasukan perdamaian ikut menjadi sasaran di tengah konflik yang terus memanas.

“Peristiwa ini harus menjadi perhatian serius bagi semua pihak. Situasi di lapangan telah mengalami eskalasi signifikan, sehingga menempatkan pasukan penjaga perdamaian dalam risiko yang semakin tinggi,” ujarnya.

Ia menegaskan perlindungan terhadap personel PBB harus menjadi prioritas utama dan tidak boleh diabaikan oleh pihak mana pun.

Komisi I DPR RI juga mendorong PBB melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mandat serta mekanisme perlindungan pasukan UNIFIL agar sesuai dengan ancaman nyata di lapangan.

“Kami mendorong Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mandat dan mekanisme perlindungan pasukan UNIFIL,” tegas Sukamta.

Selain itu, ia meminta adanya investigasi transparan dan akuntabel atas serangkaian insiden tersebut guna memastikan kejelasan serta pertanggungjawaban.

Sukamta juga meminta pemerintah Indonesia melakukan peninjauan komprehensif terhadap aspek keamanan, kesiapan, dan pola penugasan prajurit dalam misi perdamaian internasional.

Menurutnya, komitmen Indonesia menjaga stabilitas global harus dibarengi sistem perlindungan yang kuat bagi setiap prajurit yang bertugas.

“Setiap prajurit yang gugur harus menjadi pengingat bahwa upaya menjaga perdamaian memerlukan sistem yang kuat, perlindungan yang memadai, dan komitmen bersama dari seluruh komunitas internasional,” tutupnya. (Redaksi)

Berita Terkait

Prabowo Dorong ASEAN Percepat Diversifikasi Energi di KTT ASEAN ke-48 Cebu
Presiden Prabowo Dorong Ketahanan Energi dan Pangan ASEAN di KTT BIMP-EAGA Cebu
Diaspora Indonesia Sambut Hangat Prabowo di Cebu, Maung Jadi Sorotan di KTT ASEAN
Prabowo Naik Maung di KTT ASEAN, Industri RI Jadi Sorotan
Bupati Humbahas Perjuangkan 423 RTLH dan Hunian Tetap untuk Korban Bencana
Data Jujur Bongkar Kemiskinan! Gus Ipul Ungkap Cara Baru Pemerintah Pangkas Angka Miskin Ekstrem
Bobby Nasution Raih Penghargaan Bergengsi dari Mendagri, Sumut Bawa Pulang Rp3 Miliar
Wali Kota Wesly Bongkar Target Besar Siantar Saat Ziarah ke Jorat Raja, Terminal Tanjung Pinggir dan Stadion Sang Naualuh Jadi Sorotan
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:21 WIB

Prabowo Dorong ASEAN Percepat Diversifikasi Energi di KTT ASEAN ke-48 Cebu

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:11 WIB

Presiden Prabowo Dorong Ketahanan Energi dan Pangan ASEAN di KTT BIMP-EAGA Cebu

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:42 WIB

Diaspora Indonesia Sambut Hangat Prabowo di Cebu, Maung Jadi Sorotan di KTT ASEAN

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:41 WIB

Prabowo Naik Maung di KTT ASEAN, Industri RI Jadi Sorotan

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:53 WIB

Bupati Humbahas Perjuangkan 423 RTLH dan Hunian Tetap untuk Korban Bencana

Berita Terbaru