Medan, SORDAH.Com – Kepolisian Resor Kota Besar Medan menunjukkan komitmen serius dalam memberantas kriminalitas. Dalam konferensi pers yang digelar pada Senin 4 Mei 2026, aparat berhasil mengungkap ratusan kasus dengan ratusan tersangka yang diamankan.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak menyampaikan bahwa pihaknya berhasil mengungkap 250 kasus kejahatan dengan total 290 tersangka. Dari jumlah tersebut, 16 orang merupakan residivis dan 7 lainnya terlibat dalam banyak laporan polisi.
Penindakan tegas juga dilakukan terhadap pelaku yang melawan petugas. Sebanyak 19 tersangka terpaksa ditembak dalam 13 kasus menonjol karena berusaha melawan saat penangkapan.
Menurut Kapolrestabes, kejahatan jalanan, narkoba, perjudian, dan premanisme menjadi fokus utama penindakan. Ia menegaskan tidak ada toleransi bagi pelaku kriminal di wilayah Kota Medan.
Data yang dipaparkan menunjukkan kejahatan jalanan mendominasi dengan 117 kasus dan 124 tersangka. Sementara kasus narkoba mencapai 119 kasus dengan 147 tersangka. Barang bukti yang diamankan meliputi 2,3 kilogram sabu, 104,52 gram ganja, 24.570 butir ekstasi, serta 1.790 cartridge liquid vape yang mengandung narkotika.
Selain itu, terdapat 6 kasus perjudian dan premanisme dengan 9 tersangka yang berhasil ditangkap.
Wilayah Polsek Medan Tembung tercatat sebagai daerah dengan pengungkapan kasus tertinggi untuk kejahatan seperti pencurian dengan kekerasan, perjudian, dan narkoba. Sedangkan Polsek Medan Baru unggul dalam pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor.
Keberhasilan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk TNI dan Pemerintah Kota Medan yang siap bersinergi menjaga keamanan wilayah.
Dalam kesempatan tersebut, polisi juga menampilkan barang bukti kendaraan hasil kejahatan. Sebanyak 129 sepeda motor, satu becak, dan satu mobil berhasil diamankan.
Kapolrestabes mengimbau masyarakat yang kehilangan kendaraan untuk datang ke kantor polisi dengan membawa dokumen kepemilikan yang sah. Jika terbukti sesuai, kendaraan dapat diambil tanpa biaya.
Sebagai simbol kepedulian, sejumlah kendaraan juga diserahkan langsung kepada korban. Momen tersebut menghadirkan rasa haru bagi warga yang berhasil mendapatkan kembali barang miliknya.
Langkah tegas ini menjadi pesan kuat bagi pelaku kejahatan bahwa aparat tidak akan memberi ruang bagi tindak kriminal di Kota Medan.
Penulis: Lindung Silaban
Editor: Jon Roi Purba








