Prabowo Perkuat Reformasi Polri, Kompolnas Disiapkan Jadi Pengawas Independen

Rabu, 6 Mei 2026 - 02:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menerima laporan Komisi Percepatan Reformasi Polri di Istana Negara, Jakarta. Selasa, 5 Mei 2026. Foto/Istimewa

Presiden Prabowo Subianto menerima laporan Komisi Percepatan Reformasi Polri di Istana Negara, Jakarta. Selasa, 5 Mei 2026. Foto/Istimewa

Jakarat, SORDAH.Com – Presiden Prabowo Subianto menerima langsung laporan Komisi Percepatan Reformasi Polri di Istana Negara, Jakarta, Selasa, 5 Mei 2026. Dalam pertemuan tersebut, komisi memaparkan capaian kerja, hasil evaluasi, serta sejumlah rekomendasi strategis sejak dibentuk pada November 2025.

Presiden menindaklanjuti laporan itu dengan menyetujui sejumlah langkah konkret untuk memperkuat reformasi kepolisian. Pemerintah menegaskan akan mempertahankan posisi Kepolisian Negara Republik Indonesia tetap berada langsung di bawah Presiden.

Pemerintah juga memastikan tidak akan membentuk kementerian keamanan baru maupun menempatkan Polri di bawah kementerian tertentu. Presiden mengambil keputusan ini untuk menjaga kendali strategis sekaligus memperkuat efektivitas institusi kepolisian.

Selain itu, Presiden tetap mempertahankan mekanisme pengangkatan Kapolri. Presiden akan terus mengajukan calon Kapolri kepada Dewan Perwakilan Rakyat untuk mendapatkan persetujuan sebelum pelantikan resmi.

Dalam upaya memperkuat pengawasan, pemerintah akan meningkatkan peran Komisi Kepolisian Nasional. Presiden mendorong Kompolnas menjadi lembaga pengawas eksternal yang independen dengan kewenangan yang lebih kuat dan keputusan yang mengikat.

Pemerintah juga akan menyesuaikan regulasi melalui perubahan undang-undang kepolisian untuk mendukung penguatan lembaga tersebut.

Presiden turut mendorong transparansi dalam reformasi Polri. Pemerintah akan membuka dokumen rekomendasi pembangunan jangka panjang Polri kepada publik agar masyarakat dapat ikut mengawasi proses reformasi.

Untuk memastikan pelaksanaan berjalan efektif, pemerintah akan menyiapkan instruksi presiden atau keputusan presiden sebagai dasar hukum yang diterapkan secara bertahap.

Presiden menegaskan bahwa reformasi Polri harus berjalan nyata dan berkelanjutan.

“Reformasi Polri bukan sekadar wacana, tetapi proses berkelanjutan untuk membangun institusi kepolisian yang profesional, modern, dan semakin dipercaya masyarakat,” ujar Presiden.

Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat institusi kepolisian agar lebih transparan, akuntabel, dan mampu menjawab tantangan keamanan ke depan.

Penulis: Diandro Sihite
Editor: Jon Roi Purba

Berita Terkait

Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook, Skandal Pengadaan Laptop Pendidikan Mengguncang Sidang Tipikor
Indonesia Segera Miliki Observatorium Terbaik di Asia, Gunung Timau Jadi Pusat Riset Antariksa Baru
Identitas Baru Kereta Favorit, KA Argo Bromo Anggrek Kini Jadi KA Anggrek
Prabowo Bahas Aliran Dana Negara di Hambalang Ini Fokus Pengawasan Ketat Bersama PPATK
Di Hadapan 400 Ribu Buruh, Prabowo Umumkan Kebijakan Besar yang Mengubah Nasib Pekerja
Menteri Sosial Datangi Rumah Duka Korban Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek, Pemerintah Janjikan Pendampingan
Taklimat di Bogor Prabowo Tekankan Peran Krusial Komandan TNI sebagai Garda Terdepan Rakyat
Pemkab Humbahas Buka Peluang Besar untuk Anak Daerah, Teken MoU dengan Kemenhub RI
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:07 WIB

Indonesia Segera Miliki Observatorium Terbaik di Asia, Gunung Timau Jadi Pusat Riset Antariksa Baru

Rabu, 6 Mei 2026 - 02:48 WIB

Prabowo Perkuat Reformasi Polri, Kompolnas Disiapkan Jadi Pengawas Independen

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:00 WIB

Identitas Baru Kereta Favorit, KA Argo Bromo Anggrek Kini Jadi KA Anggrek

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:51 WIB

Prabowo Bahas Aliran Dana Negara di Hambalang Ini Fokus Pengawasan Ketat Bersama PPATK

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:53 WIB

Di Hadapan 400 Ribu Buruh, Prabowo Umumkan Kebijakan Besar yang Mengubah Nasib Pekerja

Berita Terbaru