Pematangsiantar, SORDAH.Com — Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Pematangsiantar, Ny Liswati Wesly Silalahi, menyerahkan hadiah kepada para pemenang Lomba Mewarnai dan Story Telling PAUD Tingkat Kota Pematangsiantar dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.
Kegiatan yang berkolaborasi dengan Majelis Pendidikan Kristen Wilayah (MPKW) Sumatera Utara-Aceh tersebut berlangsung di Ruang Serbaguna Pemerintah Kota Pematangsiantar, Jalan Merdeka, Jumat (22/05/2026).
Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn yang diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan Muhammad Hamdani Lubis SH bersama Bunda PAUD Ny Liswati Wesly Silalahi.
Lomba diikuti peserta dari sejumlah lembaga PAUD dan taman kanak-kanak di Kota Pematangsiantar, di antaranya PAUD Sanggar Anak Balita di bawah naungan Pemerintah Kota Pematangsiantar, TK Lestari, TK Kristen Gloria Anak Bangsa, TK Methodist, TK Bintang Timur, TK Nazaret HKBP, TK Asisi, TK Diakonia HKBP, TK Cinta Rakyat, serta TK Santo Yosep Tanjung Tongah.
Pada kesempatan tersebut, Ny Liswati secara resmi menyerahkan hadiah kepada para juara lomba mewarnai dan story telling.
Untuk kategori lomba mewarnai, juara pertama diraih Felicia May Janita Purba dari TK Asisi, juara kedua Keona Farrensui Habeahan dari TK Kristen Gloria Anak Bangsa, dan juara ketiga Amelia Santika Rajagukguk dari TK Cinta Rakyat.
Sementara itu, kategori story telling dimenangkan Keyra Leticia Sihombing dari TK Cinta Rakyat sebagai juara pertama, disusul Jemina Aurora Rajagukguk dari TK Diakonia HKBP di posisi kedua, serta Naura Agisca dari PAUD SAB Kelurahan Asuhan sebagai juara ketiga.
Dalam sambutannya, Ny Liswati menyampaikan apresiasi kepada para guru, Bunda PAUD kecamatan dan kelurahan, serta seluruh peserta yang telah ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, lomba mewarnai dan story telling menjadi sarana untuk mengembangkan kreativitas, imajinasi, dan kemampuan komunikasi anak usia dini.
“Kegiatan ini bertujuan menggali bakat dan kreativitas anak-anak dalam seni mewarnai sekaligus mengembangkan imajinasi mereka. Melalui lomba story telling, anak-anak juga diharapkan semakin tertarik membaca buku dan semakin terampil berkomunikasi,” ujar Ny Liswati.
Ia turut menyampaikan penghargaan kepada para guru yang telah mendampingi dan membimbing peserta selama persiapan lomba.
“Terima kasih kepada para guru atas dedikasi dan kerja keras dalam mempersiapkan anak-anak. Semoga kegiatan ini berjalan lancar, menyenangkan, dan penuh inspirasi,” katanya.
Ketua Panitia, Ny Rasta Eliya Ginting, mengatakan kegiatan tersebut difasilitasi Pemerintah Kota Pematangsiantar dan diikuti sekitar 80 peserta dari PAUD kelurahan se-Kota Pematangsiantar serta sejumlah yayasan sekolah Kristen.
Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan ruang apresiasi sekaligus wadah pengembangan potensi anak didik.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana apresiasi bagi anak-anak didik agar terus berkembang menjadi lebih baik ke depannya,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua MPKW Kota Pematangsiantar, John Martin Damanik MTh, menegaskan kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan, melainkan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan talenta, kreativitas, keberanian, dan rasa percaya diri.
Ia menjelaskan, pendidikan Kristen tidak hanya berfokus pada kecerdasan intelektual, tetapi juga pembentukan karakter, iman, dan kasih kepada sesama.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak belajar berani tampil, menghargai sportivitas, membangun persaudaraan, serta mengembangkan talenta yang telah dianugerahkan Tuhan,” kata John.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, guru pendamping, orang tua, dan seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, kemenangan bukanlah tujuan utama dalam perlombaan, melainkan proses belajar, bertumbuh, dan berkarya dengan penuh sukacita.
Penulis: Fernando Sirait
Editor: Jon Roi Purba








