Bupati Toba Usulkan Dua SMA Negeri Baru, Pemprov Sumut Beri Dukungan Penuh

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Toba, SORDAH.Com – Pemerintah Kabupaten Toba mengusulkan pembangunan dua Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri baru di Kecamatan Porsea dan Kecamatan Balige guna memperluas akses pendidikan menengah bagi masyarakat.

Usulan tersebut disampaikan Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, saat melakukan audiensi dengan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, Alexander Sinulingga, di Medan, Senin (15/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Toba, Natalia Silitonga, serta Kabag Prokopim Setdakab Toba, Try Sutrisno Pandapotan.

Bupati Toba mengatakan bahwa pembangunan SMA Negeri di Kecamatan Porsea merupakan kebutuhan yang mendesak mengingat hingga saat ini wilayah tersebut belum memiliki SMA Negeri.

“Kami melihat kebutuhan masyarakat akan pendidikan menengah yang semakin tinggi. Kecamatan Porsea sampai saat ini belum memiliki SMA Negeri sehingga banyak siswa harus melanjutkan pendidikan ke wilayah lain. Karena itu, kami mengusulkan pembangunan SMA Negeri agar akses pendidikan menjadi lebih dekat dan merata,” ujar Effendi Sintong P. Napitupulu.

Selain di Porsea, Pemerintah Kabupaten Toba juga mengusulkan pembangunan SMA Negeri baru di wilayah Kecamatan Balige yang berbatasan dengan Kecamatan Tampahan.

Menurut Bupati, meskipun Balige telah memiliki sejumlah SMA dan SMK, sebagian besar sekolah berada di kawasan Soposurung sehingga perlu dilakukan pemerataan layanan pendidikan di wilayah lain yang terus berkembang.

“Kami ingin memastikan pemerataan layanan pendidikan. Kehadiran SMA Negeri baru di wilayah Balige bagian luar akan memberikan pilihan yang lebih mudah dijangkau masyarakat dan mendukung peningkatan angka partisipasi sekolah,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan masyarakat terhadap pembangunan pendidikan, lahan untuk kedua sekolah tersebut telah tersedia melalui hibah masyarakat.

Di Desa Parparean I, Kecamatan Porsea, masyarakat menghibahkan lahan seluas 25.000 meter persegi atau sekitar 2,5 hektare. Sementara di Desa Bonan Dolok III telah tersedia lahan hibah seluas 28.686 meter persegi yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan SMA Negeri baru di Kecamatan Balige.

Dalam audiensi tersebut, Bupati juga memaparkan data potensi peserta didik yang menunjukkan tingginya kebutuhan sekolah lanjutan tingkat atas di kedua wilayah.

Menanggapi usulan itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, Alexander Sinulingga, menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Toba dalam meningkatkan akses dan mutu pendidikan.

“Kami menyambut baik usulan Pemerintah Kabupaten Toba. Pada prinsipnya Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mendukung pendirian Unit Sekolah Baru selama seluruh persyaratan administrasi dan teknis dapat dipenuhi,” ujar Alexander.

Ia menegaskan bahwa Pemprov Sumut siap menyiapkan dan mengusulkan Feasibility Study atau Studi Kelayakan sebagai dasar perencanaan pembangunan sekolah.

“Kami tidak ingin menghambat proses pendirian sekolah baru. Justru kami akan membantu menyiapkan tahapan yang diperlukan, termasuk penyusunan studi kelayakan sebagai dasar penganggaran dan pembangunan,” katanya.

Namun demikian, Alexander mengingatkan pentingnya penyelesaian status aset dan legalitas lahan yang telah dihibahkan masyarakat.

“Kami berharap pemerintah daerah dapat segera berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional untuk mempercepat proses sertifikasi lahan. Hal ini menjadi salah satu syarat penting dalam proses pengusulan pembangunan sekolah baru,” jelasnya.

Selain persoalan lahan, Dinas Pendidikan Sumatera Utara juga tengah melakukan pemetaan kebutuhan tenaga pendidik di seluruh wilayah untuk memastikan kesiapan sumber daya manusia ketika sekolah baru mulai beroperasi.

Menutup audiensi tersebut, Bupati Toba menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk segera memenuhi seluruh persyaratan yang dibutuhkan.

“Kami akan menindaklanjuti seluruh masukan dan persyaratan yang diperlukan. Harapan kami, melalui kolaborasi pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan masyarakat, pembangunan dua SMA Negeri baru ini dapat segera terwujud demi masa depan pendidikan anak-anak Toba,” pungkasnya.

Penulis: Lindung Silaban
Editor: Jon Roi Purba

Berita Terkait

SMA Swasta HKBP Hutabayu Raja Gelar Workshop Deep Learning dan Coding, Siapkan Guru Hadapi Era Digital
Anak Buruh Tani Asal Gunungkidul Tembus Akuntansi UGM, Kuliah Gratis Lewat Beasiswa UKT Nol
Aktif Organisasi dan Kompetisi Nasional, Maureen Jadi Lulusan Sarjana Terapan Tercepat UGM dengan Masa Studi 3 Tahun 5 Bulan
Wisuda Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, 207 Lulusan Didorong Menjadi Generasi Unggul dan Berdampak
Tunjangan Guru ASN dan Non-ASN Naik, Transfer Langsung ke Rekening
Fiesta PGSD 2026 Ditutup, Tari Kreasi hingga Microteaching Tunjukkan Kualitas Mahasiswa PGSD
Guru SLB Harus Naik Kelas, Seminar Guru di Atas Garis dan Growth Mindset Digelar di Deli Serdang
SNBT 2026 Diumumkan, 6.023 Peserta Lolos Menjadi Calon Mahasiswa Baru Unimed
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 20:37 WIB

Anak Buruh Tani Asal Gunungkidul Tembus Akuntansi UGM, Kuliah Gratis Lewat Beasiswa UKT Nol

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:51 WIB

Aktif Organisasi dan Kompetisi Nasional, Maureen Jadi Lulusan Sarjana Terapan Tercepat UGM dengan Masa Studi 3 Tahun 5 Bulan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:00 WIB

Wisuda Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, 207 Lulusan Didorong Menjadi Generasi Unggul dan Berdampak

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:15 WIB

Bupati Toba Usulkan Dua SMA Negeri Baru, Pemprov Sumut Beri Dukungan Penuh

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:47 WIB

Tunjangan Guru ASN dan Non-ASN Naik, Transfer Langsung ke Rekening

Berita Terbaru

Daerah

Humbahas Promosikan UMKM Unggulan di PRSU 2026

Minggu, 5 Jul 2026 - 16:19 WIB

Daerah

GAMPERA Cetak Kader Muda Berintegritas Lewat PAB 2026

Minggu, 5 Jul 2026 - 11:27 WIB