Lebih dari 250 Siswa SMAN 1 Berastagi Diduga Keracunan MBG

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERASTAGI, SORDAH.com— Peristiwa dugaan keracunan massal menimpa lebih dari 250 siswa dan siswi SMA Negeri 1 Berastagi, Kabupaten Karo. Para siswa diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis (13/8/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun hingga pukul 16.59 WIB, proses evakuasi terhadap para siswa terdampak masih terus berlangsung. Seluruh korban dilarikan ke sejumlah fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis secara langsung.

Adapun sebaran lokasi fasilitas kesehatan yang menjadi tempat penanganan para siswa meliputi Puskesmas Berastagi, RS Amanda, RS Efarina Etaham Berastagi, Klinik Yoreskita, serta RSUD Kabanjahe.

Sejumlah siswa dilaporkan mengalami gejala yang diawali dengan rasa gatal-gatal pada bagian mulut, kemudian muncul bentol-bentol pada tubuh. Selain itu, para siswa juga mengeluhkan rasa panas pada bagian perut dan dada, serta mengalami muntah-muntah.

Dalam proses penanganan tersebut, terlihat Bupati Karo Antonius Ginting bersama Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho terjun langsung ke lokasi evakuasi siswa di RS Efarina Etaham Berastagi. Kedatangan mereka bertujuan untuk memantau kondisi para siswa serta memastikannya proses penanganan berjalan dengan baik.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kejadian tersebut masih belum diketahui. Petugas dan pihak terkait masih terus melakukan penanganan medis terhadap para siswa sekaligus melakukan pendataan jumlah korban.

Sementara itu, Kepala SPPG Wilayah Berastagi, Sumber Sembiring, hingga berita ini diterbitkan belum berhasil dikonfirmasi terkait peristiwa dugaan keracunan program MBG tersebut. Pihak berwenang pun diharapkan segera melakukan pemeriksaan terhadap makanan MBG yang dikonsumsi siswa untuk memastikan penyebab kejadian serta mengambil langkah penanganan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.

Sebagai catatan, data mengenai jumlah siswa serta sebaran lokasi penanganan masih dapat berubah. Hal ini dikarenakan proses evakuasi hingga pukul 16.59 WIB dilaporkan masih terus berlangsung di lapangan.

Penulis : Dedy Hutajulu
Editor : Jon Roi Purba

Berita Terkait

Nommensen Siantar dan Pemko Pematangsiantar Perkuat Kolaborasi Akademik untuk Pembangunan Daerah
81 Tahun Merdeka, Sudahkah Kita Mengisi Kemerdekaan dengan Karya?
Rektor UNIMED Kukuhkan Ribuan Mahasiswa Baru Angkatan 2026
Gedung TK Negeri Pembina Sidikalang II Mulai Dibangun di Atas Tanah Hibah Keluarga Ujung
Bobby Nasution Berkantor di Nias, Keluhan Warga Langsung Ditangani
SMA Swasta HKBP Hutabayu Raja Gelar Workshop Deep Learning dan Coding, Siapkan Guru Hadapi Era Digital
Anak Buruh Tani Asal Gunungkidul Tembus Akuntansi UGM, Kuliah Gratis Lewat Beasiswa UKT Nol
Aktif Organisasi dan Kompetisi Nasional, Maureen Jadi Lulusan Sarjana Terapan Tercepat UGM dengan Masa Studi 3 Tahun 5 Bulan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:33 WIB

Nommensen Siantar dan Pemko Pematangsiantar Perkuat Kolaborasi Akademik untuk Pembangunan Daerah

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:21 WIB

81 Tahun Merdeka, Sudahkah Kita Mengisi Kemerdekaan dengan Karya?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:26 WIB

Lebih dari 250 Siswa SMAN 1 Berastagi Diduga Keracunan MBG

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Rektor UNIMED Kukuhkan Ribuan Mahasiswa Baru Angkatan 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Gedung TK Negeri Pembina Sidikalang II Mulai Dibangun di Atas Tanah Hibah Keluarga Ujung

Berita Terbaru

Politik

P-APBD 2026 Tak Dibahas, GAMPERA Soroti Pengawasan DPRD

Senin, 31 Agu 2026 - 10:20 WIB

Daerah

P-APBD 2026 Gagal, GAMPERA Sentil DPRD Pematangsiantar

Jumat, 28 Agu 2026 - 14:29 WIB