Bupati Taput Gandeng Perantau di Jakarta, Bidik Investasi Pertanian dan Wisata Rohani

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, SORDAH.com — Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berupaya mempercepat pembangunan daerah dengan menggandeng para perantau asal Tapanuli Utara yang berada di Jakarta. Kolaborasi ini diarahkan untuk membuka peluang investasi di sektor pertanian, pengembangan sumber daya manusia, dan pariwisata di tengah keterbatasan anggaran daerah.

Upaya tersebut dibahas dalam pertemuan Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat dengan sejumlah tokoh perantau di The Kengsinton Office Tower, Jakarta, Senin (19/10/2026).

Pertemuan itu membahas penyusunan peta jalan pembangunan daerah sekaligus peluang pelibatan perantau dalam mendukung investasi. Pemerintah kabupaten menilai kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan diperlukan agar potensi daerah dapat dikembangkan secara optimal.

Sektor pertanian menjadi salah satu fokus pembahasan. Selain itu, pengembangan sumber daya manusia dan pariwisata juga masuk dalam agenda untuk mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di sektor pariwisata, salah satu gagasan yang mengemuka adalah pengembangan paket wisata rohani berbasis sejarah kekristenan di Tanah Batak. Rencana tersebut diarahkan melalui kerja sama dengan Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) dan pemerintah kabupaten di kawasan Danau Toba.

Selain paket wisata, pertemuan itu juga membahas usulan penyelenggaraan acara tahunan yang melibatkan para perantau. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat promosi potensi Tapanuli Utara sekaligus membuka peluang investasi baru.

Namun, realisasi berbagai gagasan tersebut membutuhkan perencanaan yang lebih terukur. Sebagai tindak lanjut, diperlukan pemetaan potensi dan kebutuhan investasi, mencakup luas lahan, jenis usaha yang dapat dikembangkan, serta perkiraan pembiayaan.

Pembentukan tim koordinasi juga diusulkan untuk memastikan rencana aksi dapat ditindaklanjuti. Langkah ini penting agar pembahasan bersama para perantau dapat berlanjut menjadi program pembangunan yang konkret.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap keterlibatan para perantau dapat memperluas dukungan terhadap pembangunan daerah. Tantangan berikutnya adalah menerjemahkan potensi dan komitmen kolaborasi tersebut menjadi investasi yang terealisasi serta memberikan dampak langsung bagi perekonomian masyarakat.

Penulis : Handrico S.
Editor : Dedy Hutajulu

Berita Terkait

Pematangsiantar Raih Predikat Informatif Tiga Kali Berturut-turut, Standar Penilaian Naik
Pemkab Humbahas Raih Kategori Informatif, Predikat Tertinggi Keterbukaan Informasi Publik
Mangarontas Angkat Budaya Haminjon, dari Pengetahuan Petani hingga Sendratari Si Boru Haminjon
Pemkab Tapanuli Utara Raih Predikat Menuju Informatif, Transparansi Jadi Pekerjaan Rumah
Humbang Hasundutan Kembangkan 85 Hektare Bawang Putih, Bidik Pengurangan Impor
Pemkab Humbahas Siapkan Usulan Pembangunan dan Renovasi Puskesmas untuk 2027–2030
Jalan Sipagabu–Banuarea–Sijarango Diaspal, Rp 7,8 Miliar Digelontorkan untuk Akses Warga
Pemkab Taput Ajukan Ranperda Penataan BPBD, Perkuat Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Pematangsiantar Raih Predikat Informatif Tiga Kali Berturut-turut, Standar Penilaian Naik

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Pemkab Humbahas Raih Kategori Informatif, Predikat Tertinggi Keterbukaan Informasi Publik

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:59 WIB

Mangarontas Angkat Budaya Haminjon, dari Pengetahuan Petani hingga Sendratari Si Boru Haminjon

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Bupati Taput Gandeng Perantau di Jakarta, Bidik Investasi Pertanian dan Wisata Rohani

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:31 WIB

Humbang Hasundutan Kembangkan 85 Hektare Bawang Putih, Bidik Pengurangan Impor

Berita Terbaru