Bus Rombongan Anak Sekolah Minggu Masuk Jurang di Lumbanjulu

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Toba, SORDAH.Com – Kecelakaan tragis menimpa satu unit bus yang membawa rombongan anak Sekolah Minggu asal Indrapura, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara. Kendaraan tersebut dilaporkan masuk jurang sedalam sekitar 15 meter di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Desa Jangga Dolok, Kecamatan Lumbanjulu, Kabupaten Toba, Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Peristiwa terjadi saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut, membuat kondisi jalan menjadi licin dan berbahaya bagi pengendara.

Seorang warga bermarga Simatupang mengatakan, lokasi kejadian dikenal sebagai titik rawan kecelakaan.

“Setiap hujan, sering ada kendaraan yang masuk jurang di lokasi ini. Sudah lebih dari 20 kali kejadian,” ujarnya.

Bus tersebut diketahui membawa anak-anak Sekolah Minggu dalam perjalanan sosial menuju Panti Karya Hephata di Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba, untuk kegiatan berbagi kasih dan santunan.

Kepala rombongan yang merupakan seorang pendeta menyampaikan bahwa perjalanan itu bertujuan kegiatan amal. Namun nahas, di tengah perjalanan kendaraan diduga hilang kendali hingga terjun ke jurang.

“Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Meski begitu, tidak ada korban jiwa. Sebagian korban hanya mengalami luka ringan dan sudah dibawa ke rumah sakit,” ujarnya.

Kanit Laka Lantas Polres Toba, Aipda R. Aritonang, membenarkan peristiwa tersebut sebagai kecelakaan tunggal. Seluruh korban telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat.

“Korban sudah dibawa ke rumah sakit. Untuk data lengkap masih dalam pendataan,” katanya.

Tak lama setelah kejadian, sebuah mobil Toyota Innova yang melintas dari arah Tarutung menuju Medan juga dilaporkan tergelincir dan masuk jurang sedalam sekitar dua meter di dekat lokasi kejadian.

Polres Toba mengimbau pengendara agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan dan melintasi jalur rawan kecelakaan.

Penulis: Hendrico S
Editor: Jon Roi Purba

Berita Terkait

PAPBD 2026 Humbahas Disepakati, Pemkab Diminta Pastikan Program Tepat Sasaran
P-APBD 2026 Gagal, GAMPERA Sentil DPRD Pematangsiantar
Lima Ruko di Jalan Bandung Pematangsiantar Terbakar
GIMP Sumut Desak Menteri Imipas Evaluasi Kalapas Pematangsiantar
Bocah 8 Tahun Hanyut di Bah Sosopan, BPBD Siantar Perluas Pencarian
Tawar Solusi Simbiosis, IPB University Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Mitra Credit Union
Resmi Dilantik, KNPI Pematangsiantar Siap Bawa Perubahan
Ny Liswati Dorong Perempuan Pematangsiantar Aktif Ikut IVA TestNy Liswati Dorong Perempuan Pematangsiantar Aktif Ikut IVA Test
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 06:16 WIB

PAPBD 2026 Humbahas Disepakati, Pemkab Diminta Pastikan Program Tepat Sasaran

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:17 WIB

Lima Ruko di Jalan Bandung Pematangsiantar Terbakar

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:13 WIB

GIMP Sumut Desak Menteri Imipas Evaluasi Kalapas Pematangsiantar

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Bocah 8 Tahun Hanyut di Bah Sosopan, BPBD Siantar Perluas Pencarian

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:32 WIB

Tawar Solusi Simbiosis, IPB University Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Mitra Credit Union

Berita Terbaru

Politik

P-APBD 2026 Tak Dibahas, GAMPERA Soroti Pengawasan DPRD

Senin, 31 Agu 2026 - 10:20 WIB