RSUD dr Djasamen Saragih Resmi Hadirkan ESWL, Warga Siantar Kini Tak Perlu Operasi Batu Ginjal

Kamis, 30 April 2026 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pematangsiantar, SORDAH.com — Terobosan besar di dunia kesehatan hadir di Kota Pematangsiantar. RSUD dr Djasamen Saragih resmi meluncurkan layanan Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy atau ESWL, metode modern penghancur batu ginjal tanpa operasi.

Peluncuran ini disebut sebagai langkah strategis Pemerintah Kota Pematangsiantar dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Wali Kota Wesly Silalahi melalui sambutan yang dibacakan Staf Ahli Happy Oikumenis Daely menegaskan, kehadiran ESWL menjadi bukti komitmen menghadirkan layanan medis modern dan aman bagi masyarakat.

Layanan ini memungkinkan penanganan batu ginjal dan batu kandung kemih tanpa pembedahan terbuka. Dengan metode non invasif, pasien dapat pulih lebih cepat, risiko komplikasi lebih rendah, dan waktu rawat inap jauh lebih singkat.

Momentum launching ini juga dirangkaikan dengan peringatan World Kidney Day 2026, serta kegiatan pemeriksaan kesehatan dan IVA Test sebagai bentuk edukasi dan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.

Data menunjukkan, prevalensi batu ginjal di Indonesia mencapai sekitar 0,6 persen atau setara 1,49 juta jiwa. Angka ini menegaskan bahwa penyakit saluran kemih masih menjadi tantangan serius yang membutuhkan penanganan efektif.

Dengan hadirnya ESWL, masyarakat Pematangsiantar kini tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan layanan serupa. Akses layanan kesehatan pun semakin dekat dan berkualitas.

Direktur rumah sakit Irma Suryani menjelaskan bahwa ESWL merupakan layanan unggulan yang diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan aman.

Sementara itu, Kepala Rumah Sakit Tentara Pematangsiantar Ivan Paulus Gunata menilai kehadiran layanan ini sebagai lompatan besar dalam dunia medis di wilayah tersebut.

Ia bahkan menyebut, Pematangsiantar berpotensi menjadi tujuan layanan kesehatan, tidak hanya untuk warga lokal tetapi juga masyarakat dari daerah sekitar seperti Simalungun.

Selain peluncuran layanan, kegiatan juga diisi edukasi kesehatan oleh tenaga medis serta peninjauan langsung fasilitas ESWL.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Pematangsiantar terus berbenah menjadi kota dengan layanan kesehatan modern, berkualitas, dan berorientasi pada keselamatan pasien. (Adv)

Penulis: Hendrico S
Editor: Jon Roi Purba

Berita Terkait

PAPBD 2026 Humbahas Disepakati, Pemkab Diminta Pastikan Program Tepat Sasaran
P-APBD 2026 Gagal, GAMPERA Sentil DPRD Pematangsiantar
Lima Ruko di Jalan Bandung Pematangsiantar Terbakar
GIMP Sumut Desak Menteri Imipas Evaluasi Kalapas Pematangsiantar
Bocah 8 Tahun Hanyut di Bah Sosopan, BPBD Siantar Perluas Pencarian
Tawar Solusi Simbiosis, IPB University Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Mitra Credit Union
Resmi Dilantik, KNPI Pematangsiantar Siap Bawa Perubahan
Ny Liswati Dorong Perempuan Pematangsiantar Aktif Ikut IVA TestNy Liswati Dorong Perempuan Pematangsiantar Aktif Ikut IVA Test
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 06:16 WIB

PAPBD 2026 Humbahas Disepakati, Pemkab Diminta Pastikan Program Tepat Sasaran

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:17 WIB

Lima Ruko di Jalan Bandung Pematangsiantar Terbakar

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:13 WIB

GIMP Sumut Desak Menteri Imipas Evaluasi Kalapas Pematangsiantar

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Bocah 8 Tahun Hanyut di Bah Sosopan, BPBD Siantar Perluas Pencarian

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:32 WIB

Tawar Solusi Simbiosis, IPB University Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Mitra Credit Union

Berita Terbaru

Politik

P-APBD 2026 Tak Dibahas, GAMPERA Soroti Pengawasan DPRD

Senin, 31 Agu 2026 - 10:20 WIB